fbpx
Tuesday 19th October 2021

Opening ARI KS CENTER, Berharap Sebagai Embrio Forum Kajian Keilmuan dan Budaya Di Klaten

By: On:

KABARKLATEN.COM_ Forum Pemerhati Sosial Budaya yang terkonsep dengan nama ARI KS Center menggelar opening dengan dihadiri oleh puluhan tokoh masyarakat diklaten.

ARI KS Center merupakan forum informasi dan kajian sosial kebudayaan yang didirikan oleh Ari Koeswanto, sebagai pegiat budaya Klaten.

Dalam kegiatan opening ARI KS Center, Ari Koeswanto sebagai pendiri menyampaikan, kegiatan pada saat ini kita telah membuka forum kebudayaan dengan judul ARI KS Center dengan tagline strategi kebudayaan aplikasi literasi rasional dan fiksi.

“Pada hari ini kita mengadakan opening ARI KS Center yang nantinya akan kita jadikan forum informasi dan kajian sosial dan budaya,” kata Ari Koeswanto Sabtu (16/01/2021) di kafe omah Jatinom.

Harapannya, ARI KS Center nantinya akan bergerak di bidang ilmu pengetahuan dan kegiatan sosial masyarakat.
“Artinya kita membedah keilmuan secara Konferhensif Obyektif untuk diberikan saran kepada siapa pun yang menggunakan,” lanjutnya.

Sementara Pegiat Literasi Klaten, Ika Nidaul Haq, mengatakan bergabungnya ia dalam Ari Ks Center diharapkan bisa menjadi salah satu pendorong hidupnya budaya berliterasi di Klaten.

Literasi, menurutnya, kemampuan dan kemauan membaca dan menulis. Tidak sebatas itu, literasi juga merupakan kemauan untuk riset mendalam tentang isu-isu yang sedang terjadi.

“Sebelum bicara jauh tentang kebudayaan, budaya berlitersi harus ditumbuhkan dulu, karena literasi bukan sekedar kemauan dan kemampuan membaca, tapi juga riset. Generasi kita sudah jauh dari kecintaan akan aktivitas membaca. Teknologi telah mengganti ekstrim peran buku. Idealnya, dengan teknologi seseorang bisa lebih mudah untuk mengakses informasi dan ilmu. Namun yang terjadi adalah miskinnya filter dari terobosan itu sendiri sehingga kebablasan. Dengan menumbuhkan semangat akan berliterasi kembali, masyarakat dan generasi akan mendasarkan cara berpikirnya pada ilmu pengetahuan. Dengan kebiasaan itu, karakter baik seperti obyektivitas cara berpikir dan berbudaya akan lahir. Dengan begitu pula bukan mustahil generasi kita akan jauh dari konsumsi informasi-informasi hoax,” jelas Ika.

“Konkritnya, peran pegiat literasi adalah untuk menunjang dan mendukung arsiparis kegiatan dan pemikiran-pemikiran seorang Ari Koeswanto sendiri dalam bentuk display tulisan dan literature lain yang nantinya mungkin bisa dijadikan bahan rujukan dalam pembelajaran kebudayaan bagi masyarakat Klaten khususnya,” pungkasnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan