fbpx
Tuesday 19th October 2021

Warga Tegalsari Temukan Sesok Mayat di Persawahan

By: On:

KABARKLATEN – Warga dukuh Tegalsari desa Pakahan kecamatan Jogonalan dikejutkan dengan diketemukannya sesosok mayat di lahan persawahan di sebelah timur pedukuhan setempat sekitar jam 13:15 siang hari Rabu (19/5).

Seorang warga dukuh Balong desa Trunuh kecamatan Klaten Selatan siang itu jalan menuju sawah di sebelah barat rumahnya. Kemudian tanpa sengaja pandangan matanya tertuju pada tubuh seseorang tergeletak di tengah sawah bekas lahan pembuatan bata merah.

Dia kemudian mendekat dan teriak teriak memanggil warga lainnya begitu diketahui tubuh yang dilihatnya itu sudah tidak bergerak sama sekali. Selanjutnya warga berdatangan di lokasi dan melaporkannya kepada aparat Pemerintah Desa Pakahan kecamatan Jogonalan karena lokasi diketemukannya mayat berada di wilayah desa Pakahan.

Begitu menerima laporan dari warga, aparat Pemerintah desa Pakahan langsung menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Petugas Polsek Jogonalan yang dipimpin langsung Kapolsek Jogonalan, Iptu Muslimin dan aparat Koramil 02 Jogonalan bersama tenaga medis dari Dinas Kesehatan Pemkab Klaten langsung menuju Tempat Kejadian Perkara ( TKP ).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dari Dnas Kesehatan dan disaksikan oleh petugas kepolisian dan TNI serta dari kesaksian warga, diketahui korban bernama Masruri (46) warga dukuh Karangkopek desa Trunuh kecamatan Klaten Selatan.

Adapun penyebab kematian korban, sampai berita ini dibuat belum didapat keterangan resmi dari aparat yang berwenang.

Namun petugas medis yang melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban di TKP kepada media ini menyatakan tidak diketemukan adanya tanda tanda bekas tindak kekerasan maupun penganiayaan.

Sementara dari informasi yang dikumpulkan, diketahui bahwa korban sebenarnya berasal dari dukuh Jombang desa Birit kecamatan Wedi. Di dukuh Karangkopek desa Trunuh itu korban tinggal bersama istrinya, Suwarni dan dua anak serta satu cucunya yang baru berusia sekitar 6 bulan.

Sebelumnya, korban dikenal warga sekitarnya sebagai sosok yang ramah dan periang, pekerja keras. Korban sering bekerja membantu ayahnya di dukuh Gombang desa Birit kecamatan Wedi sebagai penebas padi selain sebagai buruh mengolah lahan persawahan milik para tetangganya.

Namun sejak beberapa bulan terakhir, dia berubah perilakunya. Dia menjadi orang yang pendiam dan kurang semangat bekerja. Menurut penuturan salah satu tetangganya, korban akhir akhir ini suka berburu burung dengan senapan angin di persawahan sekitar pedukuhan setempat.

Bahkan pagi tadi, korban sempat diminta tetangganya untuk menyemprot rumput di lahan sawahnya dengan obat pembasmi rumput.

Pada Rabu sore sekitar jam 16;30 korban langsung dimakamkan di pemakaman umum dukuh Karangkopek desa Trunuh, (Sarjana)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan