fbpx
Sunday 19th May 2024

Hikmah Halalbihalal DKP PPNI Jatinom: Profesi Perawat untuk Kebaikan

By: On:

KABARKLATEN.COM_ Halalbihalal dan Pamitan Haji dilselenggarakan Dewan Komisariat Perawat (DKP) Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) kawedanan Jatinom pada hari Sabtu (27/4/2024) di warung makan Sop Iga Bu Saroh Karanganom pukul 12.30-14.30 WIB. Acara yang bertemakan “Jalin Kebersamaan Kuatkan Keharmonisan” dihadiri sekitar 30 orang dan puskesmas Karanganom menjadi tuan rumahnya.

DKP PPNI Jatinom yang memiliki anggota 50 orang ini merupakan organisasi perawat yang bertugas di Kayumas, Majegan, Tulung, Polanharjo, dan Karanganom. Masing-masing dari mereka bekerja/ bertugas di puskesmas, klinik dokter, dan praktek mandiri. Anggota tidak dapat hadir semua karena yang lain masih mengemban tugas di wilayah kerjanya masing-masing.

Faruch Effendi, ketua DKP PPNI Jatinom dalam sambutannya mengucapkan selamat Idulfitri dan memohon maaf atas segala salah dan khilaf kepada peserta. Selain halalbihalal, lanjut Faruch, acara tersebut sebagai pamitan haji perawat di kawedanan Jatinom yang mendapat amanah menjadi Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TKHD).

“Alahmadulillah Pak Haris dan Pak Sukranto sekalian mendapat amanah sebagai Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TKHD) tahun 2024. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik dan menjadi haji yang mabrur,” tutur Faruch.

Dalam kesempatan itu hadir H. Muslih, sebagai narasumber yang menyampaikan hikmah halalbihalal. Muslih dalam tausiyahnya menuturkan bahwa apabila manusia itu meninggal dunia makata terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.

”Apabila manusia itu meninggal dunia makata terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.” Maka profesi sebagai perawat bisa dikaitkan dengan hadis tersebut, yaitu sebagai ilmu bermanfaat yang bisa dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat,” tutur Muslih.

Profesi perawat, sambung Muslih adalah profesi yang bisa digunakan sebagai sarana berbuat kebaikan/ menolong orang. Karena kita tidak tahu kebaikan mana yang akan membawa pada husnul khatimah dan jalan masuk surga.

“Jika kita menolong agama Allah maka Allah akan menolong kita. Allah menolong hamba yang menolong agama Allah. Sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat kepada manusia,” kata Muslih mengakhiri tausiyahnya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.