Thursday 17th October 2019

Sutarno Siap Ikut Seleksi Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Jateng 2016

By: On:
Foto : Sutarno Saat Memberikan Pelayanan di Posyandu Jiwa

Foto : Sutarno Saat Memberikan Pelayanan di Posyandu Jiwa

KabarKlaten.com ( MANISRENGGO ) – Sosok Sutarno yang sederhana namun aktif dan kreatif ini adalah laki-laki kelahiran desa Sapen kabupaten Klaten sekitar 50 tahun silam dari keluarga besar petani.

Kepada KabarKlaten.com pria yang berprofesi sebagai PNS atau aparat sipil negara ( ASN ) dibidang kesehatan ini sejatinya sejak kecil tidak memiliki cita-cita menjadi pegawai negeri sipil dengan jabatan tenaga kesehatan karena kami lahir di desa dari keluarga bukan priyayi katanya.

Lebih jauh pria yang menikahi perempuan asal Krajan Jatinom ini menjelaskan bahwa mengawali karir selaku perawat di puskesmas sejak tahun 1986 pada bulan Desember diangkat sebagai CPNS di wilayah kabupaten Rembang provinsi Jawa Tengah hingga tahun 2010.

Setelah malang melintang sekitar 24 tahun di Rembang akhirnya pada tahun 2011 dipindahtugaskan oleh pimpinan pulang kampung di kabupaten Klaten sebagai tenaga kesehatan Puskesmas kecamatan Manisrenggo.

Pria kelahiran ,1 Januari 1966 ini selama tiga tahun bertugas di tempat baru merasa punya semangat baru untuk dapat mengabdikan dirinya sebagai pelayanan masyarakat sebagai bentuk komitmennya sebagai PNS yang sudah diberikan amanah dan didekatkan dengan keluarga besarnya ini sebagai bagian dari rasa sukur pada Tuhan Allah SWT.

“Kami ingin membuat karya inovasi atas dasar kemanusiaan yakni dengan menggagas berdirinya Posyandu Mantan pasien sakit jiwa dari RSJ dr Soedjarwadi Wedi Klaten tepatnya di desa Bendan kecamatan.Manisrenggo,” ujar Sutarno.

Atas prestasi kinerjanya yang dinilai baik pada tahun 2015 terpilih sebagai tenaga kesehatan Puskesmas teladan tingkat kabupaten Klaten.

Pria bapak satu anak yang masih sekolah SD ini bertutur kepada KabarKlaten.com kalau pada tahun ini diminta maju mengikuti seleksi tenaga kesehatan di Puskesmas tingkat provinsi Jateng tahun 2016 ,jadwal pasti belum tahu namun dari Dinas Kesehatan kabupaten Klaten sudah diminta mengumpulkan berkas persyaratan dan makalah karya inovasi yang dibina.

Nanti akan diambil sepuluh nominator kemudian mempresentasikan masing-masing karya inovasi unggulannya.

Aspek penilaian perawat teladan kali ini meliputi kinerja karya inovasi, pelaksanaan tupoksi di puskesmas, diklat,seminar,piagam penghargaan,tanda kehormatan yang dimiliki,rekam jejak sehari-hari kegiatan kemasyarakatan serta pengetahuan umum.

Disamping karya inovasi yandu jiwa dengan 11 anak asuh pria bergelar sarjana keperawatan dengan profesi ners ini aktif sebagai pengurus PPNI kabupaten Klaten di divisi diklat , sebagai bendahara BPSPAMS desa Sapen serta juga sebagai petani .

” Ya..saya juga menjadi petani untuk melestarikan pekerjaan mulia nenek moyang ” imbuhnya mengakhiri perbincangan sambil minta izin mulung jemuran gabah hasil panennya karena Minggu (8/5) sore mulai gerimis.(Kiss/016/05)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan