Thursday 21st November 2019

Wakil Rakyat Harus Jalin Komunikasi Dengan Masyarakat

By: On:

KabarKlaten.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) baik Provinsi maupun Kabupaten atau Kota harus terus menjalin komunikasi dengan masyarakat. Dan wujud dari komunikasi ini bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti jemput aspirasi, bakti sosial (baksos) pasar murah, dan sebagainya.

Endang menyapa warga saat pasar murah sembako di Desa Brangkal, Selasa (7/11/2017).

Endang menyapa warga saat pasar murah sembako di Desa Brangkal, Selasa (7/11/2017).

Hal itu juga dilakukan oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V (Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta) dari Fraksi Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani. Bersama tim, Endang mengadakan pasar murah 1.000 paket sembako untuk masyarakat Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten di balai desa setempat, Selasa (7/11/2017) pagi.

Pagi itu, ribuan warga Desa Barangkal berkumpul di balai desa setempat untuk mendatangi pasar murah sembako. Dengan hanya dengan membayar Rp 40 ribu, warga sudah dapat membeli sembako setara dengan Rp 125 ribu. Tak hanya itu, Endang juga memberikan bingkisan dan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita.

Endang Srikarti Handayani menyatakan, salah satu tugas utama dari para anggota DPR dan DPRD yakni melakukan jemput aspirasi rakyat. Karenanya, wakil rakyat perlu terus menjalin komunikasi dengan masyarakat.

“Komunikasi itu penting. Sebab dengan komunikasi, kita bisa mengetahui apa yang dimaui rakyat. Selain itu, rakyat juga dapat menyampaikan aspirasinya kepada kita. Dengan demikian, dapat menghapus kesenjangan komunikasi yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Menurut Endang, cara berkomunikasi dengan rakyat itu bisa dilakukan melalui pasar sembako murah. “Dengan pasar murah sembako ini, kita jadi dekat dengan rakyat. Kehadiran para wakil rakyat dapat langsung dirasakan manfaatnya. Dan yang paling penting, dapat mengurangi kesenjangan sosial,” ujarnya.

Terkait, Sri Haryati (63), warga desa setempat mengaku senang dengan kegiatan pasar sembako murah ini. Dia mengaku tidak keberatan mengeluarkan uang untuk belanja sembako murah karena mendapatkan subsidi.

“Kami senang. Karena harga paket sembako ini lebih murah dibanding harga di pasaran. Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa diadakan secara rutin,” harapnya. (L Sukamta)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan