fbpx
Saturday 28th November 2020

Tuntut Pembatalan UU Omnibus Law, Aliansi Umat Islam Klaten Gelar Aksi Damai

By: On:

KABARKLATEN — Aliansi Umat Islam Soloraya berpusat di Klaten, Rabu (02/11/2020), menggelar aksi damai Tolak UU Cipta kerja Omnibus Law, Bela Islam dan Bela Nabi. Aksi ini bertempat di depan gedung DPRD Klaten diikuti oleh sejumlah ormas Islam se-Soloraya dan Jogjakarta.

“Hampir semua ormas Islam se-Soloraya dan Jogjakarta tumpah di jalanan menyukseskan aksi kali ini. Diantaranya Alumni 212, Aktivis Koalisi Pembela Indonesia, Anak NKRI, Barisan Muda Klaten (BMK), Front Pembela Islam (FPI), Majelis Mujahidin, Pro Jihad Islam, Pesantren Masyarakat Jogjakarta, Jamaah Anshorusy Syariah, Al Qossam, Hidayatullah dan sebagainya,” tutur Bony Azwar, Koordinator Lapangan.

Rofi’i dalam orasinya

Bony menuturkan tuntutan dalam aksi ini adalah pembatalan UU Omnibus Law oleh pemerintah. Pencabutan kerja sama dengan Prancis, pemulangan duta besar Prancis dan pemboikotan produk-produk Prancis

“Diikuti laskar Islam Se-Soloraya dan Jog jakarta menuntut agar pemerintah Indonesia segera membatalkan UU Omnibuslaw, menuntut pencabutan kerja sama dengan Prancis, memulangkan duta besar Prancis memboikot produk-produk Prancis dan meminta maaf kepada umat islam atas tindakan penistaan menggambar karikatur Nabi Muhammad,”

“Menuntut tidak ada kriminalisasi ulama dan aktivis koalisi aksi mmbela indonesia. Ini terlihat pemerintah semakin tidak pro rakyat apalagi melindungi umat Islam,” lanjutnya.

Di akhir aksi, digelar acara lempar air mineral kemasan gelas ke foto Macron, Presiden Prancis yang sebelumnya memang di tempel di aspal dengan tujuan agar bisa diinjak-diinjak oleh peserta aksi dan dilindas oleh para pengguna jalan depan kantor DPRD.

“Saya sebagai masyatakat sangat prihatin dengan kondisi bangsa. Masyarakat Islam yang mayoritas terkesan minoritas. Selalu tersudutkan seolah identik dengan teroris dan pemberontak. Nabi kami dihina ya kami bertindak. Menginjak-injak gambar foto Macron adalah bentuk simbolis ketidak terimaan kami sebagai umat Islam. Menggambarkan Presiden Perancis sangat buruk perangainya daripada yang ia sangkakan pada Nabi Muhammad,” pungkasnya. (Ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan