Wednesday 1st April 2020

Empat Pengguna Sabu dan Pil Koplo Di Ringkus, 2 Tersangka Residivis Kambuhan

By: On:

Kabarklaten.com_ Empat orang pengguna sabu dan pil koplo di ringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten. Dari ke empat tersangka, dua diantaranya merupakan residivis kambuhan.
Berawal dari penangkapan AN (40th) warga dukuh Gatak, Desa Keputran, Kecamatan Manisrenggo. AN ditangkap Sabtu (11/01) di jalan dekat rumahnya dan di temukan 0.76 gram sabu.

AKP Heru Sanusi saat memperlihatkan barang bukti Sabu dan Pil Koplo di Mapolres Klaten

Dihari yang bersamaan, pengguna sabu berinisial, EW ( 38) warga klegokan, Desa Majegan, Kecamatan Tulung, di ringkus anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten dan di temukan barang bukti 0,19 gram sabu.
” Kami temukan tersangka AN di jalan dekat rumahnya, dia merupakan residivis kasus yang sama. Kemudian kami juga menangkap tersangka EW, dan ternyata dia residivis kasus serupa,” Ungkap AKP Heru Sanusi, Senin (20/01/2020) saat konferensi pers di Mapolres Klaten.
Lebih lanjut ia mengatakan, dua hari Setelah penangkapan AN dan EW, pada hari Senin ( 13/01) anggota Satuan Reserse Narkoba menangkap TB ( 24 th) warga Dukuh Bawukan, Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk. TB di tangkap saat di warung angkringan Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, beserta barang bukti 27 pil koplo.
” kami menangkap TB pada waktu di angkringan dengan barang bukti 27 pil koplo di tangan tersangka,” Sebutnya.
Dikatakan AKP Heru Sanusi, dari pemeriksaan, TB mengaku mendapatkan barang dari KW ( 24th ) warga Kadibolo kecamatan Pedan Klaten. Dari pengakuan TB kami melakukan penelusuran dan berhasil menangkap KW di warung angkringan Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, pada hari Selasa (14/01) beserta barang bukti 60 butir pil koplo.
” Awalnya satu saksi kita periksa, dan tertangkap lah TB. Dari pengakuan TB ternyata mendapat barang dari KW, maka KW kita tangkap, pengguna sabu di jerat dengan pasal 112 ayat (1) sub pasal 144 ayat ( 1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.
Kemudian pengguna pil koplo dikenai pasal 197 sub pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” Jelasnya.
Menurut dia, Penangkapan tersangka kasus Narkoba ini perlu adanya perhatian bagi masyarakat, ke- empat tersangka merupakan warga Klaten yang bekerja sebagai buruh serabutan. Narkoba memang harus dibasmi secara bersama, dan perlu adanya peran dari masyarakat.( Udin)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan