Tuesday 2nd June 2020

Desa Jangan Sampai “Salah Pintu” Saat Susun Perencanaan Pembangunan

By: On:

KabarKlaten.com – Pemerintah Desa (Pemdes) di Kecamatan Wedi diminta untuk menyusun perencanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa secara benar dan cermat.

Suasana Musrenbangdes Kalitengah tahun 2017, Jumat (20/1/2017).

Suasana Musrenbangdes Kalitengah tahun 2017, Jumat (20/1/2017).

Pesan itu disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Wedi Wiwit Any Wahyuni saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Kalitengah, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten tahun 2017 di ruang PKK desa setempat, Jumat (20/1/2017).

“Saya minta Pemerintah Desa menyusun perencanaan pembangunan desa secara benar dan cermat. Jangan sampai “salah pintu”. Kegiatan apa didanai dari anggaran apa. Misalnya anggaran dari kabupaten, dari provinsi, dari pusat, dan sebagainya,” katanya.

Kasi Wiwit menyatakan, pada tahun 2016 lalu, di sejumlah desa di Kecamatan Wedi sempat terjadi keterlambatan dalam pencairan dana desa dan alokasi dana desa. Keterlambatan pencairan dana desa dan alokasi dana desa ini dikarenakan desa belum menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Saya berharap, keterlambatan pencairan dana desa dan alokasi dana desa itu jangan sampai terjadi lagi. Apalagi sekarang, perangkat desa telah mendapat siltap (penghasilan tetap) yang jumlahnya lebih lumayan. Karena itu, perangkat desa seharusnya bisa bekerja lebih giat dan lebih bersemangat lagi,” ajaknya.

Sedang Kepala Desa Kalitengah Hariyadi mengatakan, Musrenbangdes adalah syarat utama pencairan dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), dan sebagainya. Pada tahun 2017 ini Desa Kalitengah memperoleh dana desa sejumlah Rp 807.675.000 dan alokasi dana desa sebanyak Rp 351.471.000.  Artinya, ada penambahan dana yang lumayan banyak.

“Musrenbangdes ini rutin dilakukan setiap tahun. Tujuannya untuk menetapkan prioritas kegiatan pembangunan atau pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari dana desa, alokasi dana desa, APBDes, dan sebagainya. Musrenbangdes ini juga untuk menentukan delegasi atau wakil dari desa sebanyak 3 orang, yang terdiri dari kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan wakil masyarakat,” terangnya.

Hal lain, dana desa tahun 2016 untuk Desa Kalitengah telah dikerjakan dengan baik. “Dana desa digunakan untuk membiayai 22 kegiatan. Semuanya sudah dikerjakan, dan ada pengembangan. Sekarang tinggal penyusunan LPJ (laporan pertanggungjawaban) kegiatan,” ujar Slamet Widodo, Pjs Sekretaris Desa Kalitengah. (L Sukamta)

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan