Tuesday 10th December 2019

3 Bulan, Polres Klaten Tangkap 12 Pengedar Sabu-Sabu

KabarKlaten.com – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten berhasil menangkap 12 tersangka kasus narkoba dari bulan September hingga awal November 2017 ini.

Kapolres Klaten tunjukkan barang bukti kasus narkoba di Mapolres Klaten, Kamis (16/11/2017).

Kapolres Klaten tunjukkan barang bukti kasus narkoba di Mapolres Klaten, Kamis (16/11/2017).

Dari jumlah tersangka tersebut, 9 tersangka pelaku sekaligus pengedar diamankan di Mapolres Klaten. Sedangkan 3 tersangka penguna narkoba dilakukan rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr Soedjarwadi Klaten.

Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono saat press release di Mapolres Klaten, Kamis (16/11/2017), menjelaskan, dari bulan September hingga awal November ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten berhasil mengamankan sebanyak 2,2 ons sabu-sabu (SS) yang siap diedarkan oleh 9 pelaku. Dari hasil pengembangan, dari 12 pelaku tersebut rata-rata adalah pengangguran dan buruh harian lepas.

”Awalnya, barang bukti sabu-sabu tersebut lebih dari 2,2 ons. Mungkin itu sudah berkurang atau sebagian sudah diedarkan. Dari hasil penangkapan itu kemudian dikembangkan pada hari berikutnya,” katanya.

Kapolres Agung menyatakan, dari pengembangan diperoleh data bahwa mereka adalah pengedar sel terputus. Artinya, ketemu di suatu tempat, kemudian mereka mengadakan transaksi. Dan mereka tidak mengetahui siapa bandarnya.

“Mereka berpindah-pindah tempat, dan menggunakan nama samaran maupaun alamat samaran. Kalau pelakunya, ada yang dari Klaten, dan ada juga yang dari Boyolali,” terangnya.

Sementara itu, tersangka ER asal Boyolali mengaku, ia mengambil barang di Kota Semarang menemui Heru. Namun ia tidak mengetahui alamatnya.

“Saya baru dua bulan (melakukan). Saya hanya dititip Heru. 1 gramnya saya dikasih bonus Rp 40 ribu. Selama 3 bulan saya bisa mengumpulkan Rp3 juta,” ujarnya.

Atas perbuatannya ini, para pelaku dikenai pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 Undang Undang RI Tahun 2009 tentang Narkotika. Para pelaku diancam hukuman minimal 5 tahun hingga 20 tahun penjara. (L Sukamta)

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan