Tuesday 10th December 2019

Secercah harapan, Dipagi Hari Angkringan Yuli Jadi Idola

By: On:

Jatinom, KabarKlaten.com_ Pasar Gabus Jatinom terkenal tempat kulak berbagai macam hasil bumi. Dengan para pedagang yang semula sudah aktif sejak pukul 00.00 wib, yang dibarengi datangnya para pedagang sayur keliling untuk membeli kebutuhan dagangannya.

Dengan mobil, motor roda tiga, motor dengan rombong (keranjang_red) berderet, berjejal memenuhi pinggir ruas jalan Jatinom ini.
Pagi yang sangat dingin saat ini, menantang bergelut dengan riuh rendahnya transaksi jual beli disana.
Tak lain, angkringan yang sama-sama menjemput rejeki dipagi itu bernama “Angkringan Bu Yuli”.

Angkringan Yuli

Angkringan Yuli

Saat dikonfirmasi oleh Jurnalis KabarKlaten.com di warungnya, pemilik Suami bernama Nurul Huda ini mengatakan dirinya sudah buka sejak pukul 02.00 wib. Yang dijual aneka minuman, makanan ringan dan makanan berat.
“Buka jam 2 pagi mas. Disediakan kopi, teh, susu, nasi rames, gorengan panas dan lain-lain,” katanya.

Lebih lanjut, Dia menambahkan untuk menopang ekonominya harus ada tujuan yang dicapai seperti investasi bidang pendidikan. “Anak perempuan Saya kuliah ini. Masih butuh biaya yang tidak sedikit, Ayahnya kerja sebagai tukang pangkas Rambut. Yaa,…cukup nggak cukup sih mas. Tapi Alhamdulillah, rejeki ada yang mengatur,” imbuhnya.

Terpisah, suaminya juga berprofesi sebagai pelukis wajah dengan aliran realistis dan bakat alaminya didapat secara autodidak. “Melukis itu mudah, jika sering berlatih. Nilai seni itu mahal, sewaktu masih di Jawa Timur Saya sering buka lukisan di pinggir jalan,” kisahnya.

Hal senada, disampaikan petugas karcis parkir pedagang, Panjul (nama samaran_red) mengiyakan bahwa suami Yuli bisa melukis dengan profesional. “Saya pernah melihat hasil karya lukisannya, mantab mas, jempol pokoknya. Mirip sekali dengan di foto,” tutupnya. (Muhammad Hajiono)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan