Thursday 21st November 2019

Padi Rojolele Srinar, Srinuk dan Festival Sego Wiwit Rojolele Ada di Desa Ini

By: On:

Karanganom, KabarKlaten.com_ Launching padi “Rojolele Srinar dan Rojolele Srinuk” serta Festival sego wiwit Rojolele ada di desa Gempol, kecamatan Karanganom, kabupaten Klaten (22/10/2019) pagi.

Bupati Foto Bersama Penerima Penghargaan dan tamu undangan

Dalam acara ini, juga dilakukan penyerahan SK Pelepasan Varietas Padi Rojolele Serta menyerahkan Dokumen Pendaftaran Kepemilikan Varietas Tanaman Kementerian Pertanian kepada Bupati Klaten. Pentas seni dan gelaran Festival Sego Wiwit Rojolele yang melibatkan seluruh desa di Kecamatan Karanganom maupun pameran produk unggulan Kecamatan Karanganom.

Acara dihadiri sekitar 1.500 tamu undangan, yang terdiri dari tamu dari BATAN, KEMENTAN, KEMENRISTEKDIKTI, Forkompinda, Dinas terkait dari Provinsi Jawa Tengah, seluruh anggota DPRD Klaten, seluruh kepala OPD, seluruh camat, seluruh kepala desa, seluruh ketua BUMDes serta perwakilan dinas terkait di lingkup eks karesidenan Surakarta atau wilayah Soloraya.

” Momen ini sudah lama dinantikan, yakni sejak kerjasama dengan PAIR BATAN, sekitar 6 tahun lalu sejak tahun 2013. Dengan proses panjang baik uji laboratorium maupun uji lapangan,

” Dengan melibatkan para tenaga ahli BATAN, petani peneliti, birokrasi kekurangan di Bappeda Klaten dan Dinas Pertanian Kabupaten Klaten, akhirnya pada tanggal 27 Juni 2019 berhasil lolos sidang pelepasan varietas dengan 2 varietas yang lolos yaitu Rojolele SRINAR dan Rojolele SRINUK,” kata Sunarna Kepala Bappeda Klaten dalam siaran pers nya.

Menurutnya, nama SRINAR diambil dari kata SRI (Dewi Padi_red) dan potongan dari kata “NAR” yaitu BERSINAR yang merupakan slogan Klaten, BERSINAR dapat diartikan juga “Beras Sehat Inovasi Radiasi”.

Panen Padi Rojolele Bersama Bupati Klaten

” Sedangkan, SRINUK yang berasal dari kata SRI (Dewi Padi_red) dan kata INUK yang berarti sangat enak sekali, atau dapat diartikan juga sebagai singkatan Inovasi Nuklir Klaten,” imbuhnya, disertai tepuk tangan yang meriah dari tamu undangan.

Sementara itu, Bupati Klaten dalam sambutannya mengatakan bahwa Rojolele SRINAR dan Rojolele SRINUK adalah inovasi nyata dari Klaten untuk Indonesia. Klaten yang memang identik dengan Pertanian, telah berhasil menjadikan inovasi sebagai prioritas yang berorientasi pada hasil-hasil yang nyata.
” Dengan cara itu, pembangunan sektor pertanian ini menjadi pintu masuk untuk mengatasi masalah kemiskinan maupun menekan ketimpangan dan kesenjangan,
” Sektor pertanian ini harus dikembangkan menjadi alat rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama, ” pungkas Sri Mulyani selaku Bupati Klaten. (Ryna Setyowati, Ed: Muhammad Hajiono)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan